22 Oktober 2021

Sarana Berita Terbaru dan Terkini

Sarana Berita Terbaru dan Informasi Terkini Langsung dari Sumbernya

Tips Memilih Oli Motor serta Rekomendasi Oli Motor Terbaik

8 min read
pilih oli

Satu hal yang penting dalam kendaraan roda dua adalah pelumas atau oli. Oli berperan penting untuk melumasi gesekan yang terjadi pada ruang mesin. Jika tak ada oli atau pelumas, gesekan antara benda logam akan membuat mesin jebol. Tak sadar, beberapa pengguna kendaraan roda dua jarang mengecek oli. Bahaya apabila oli di dalam mesin bisa habis, tapi tidak diketahui oleh pengendaranya. Oli mesin ibarat darah, kondisinya mesti selalu bagus, makanya kalau di tubuh ada ginjal untuk menyaring, kalau di mesin wajib rajin diganti agar fungsinya selalu terjaga, yang meliputi pelumasan, pembersihan dan peredam panas. Nah berikut Tips Memilih Oli Motor serta Rekomendasi Oli Motor Terbaik untuk Anda.

Ada beberapa faktor kenapa oli di kendaraan roda dua bisa habis

Dikutip dari Kompas.com, Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno mencoba berbagi informasi terkait penyebab oli bisa berkurang tidak normal atau lebih boros dari semestinya.

“Harus dipastikan berkurangnya banyak atau wajar. Jika normal, memang itu satu fungsi oli selain sebagai pelumas juga untuk mendinginkan mesin sehingga ada sedkit penguapan,” ujar Endro.

“Namun apabila terlalu boros, kondisi tersebut bisa jadi karena faktor biker yang kerap memainkan buka-tutup gas atau dibleyer (geber-geber),” lanjutnya.

Tak hanya itu, gangguan pada ring piston bisa berakibat habisnya oli. Kemungkinan seal klep yang bermasalah juga bisa menjadi penyebab oli di dalam mesin habis.

“Maka lakukan pengecekan dengan melihat level oli secara berkala, mungkin seminggu satu kali.”

“Jika berkurang bisa ditambah sedikit sesuai dengan ukurannya.”

“Baiknya juka mengalami kondisi boros oli, perlu pemeriksaan di bengkel resmi,” kata Endro.

Pasalnya, jika dibiarkan kekurangan pelumas, menurut Endro, mesin bisa cepat panas dan beberapa komponen mesin akan cepat aus.

Cek Kondisi Oli Mesin

Untuk menghindari kehabisan oli, maka harus sering dilakukan pengecekan. Kepala Mekanik Ahass Honda Cahaya Sakti Motor Sragen, Joko Purnomo mengatakan, jika lupa kapan waktu penggantian oli bisa dilakukan dengan mengecek kondisinya atau tingkat kekentalannya.

“Pengecekan bisa dilakukan dengan stik pada tutup oli mesin. Pada stik tersebut biasanya ada takaran oli yang ditunjukkan melalui garis-garis ukuran pada stik,” kata Joko kepada Kompas.com

Pengecekan ini, kata Joko, untuk mengetahui volume oli yang tersisa pada mesin. Apabila sudah berkurang, sebaiknya segera dilakukan penggantian oli. Selain itu, pengecekan kualitas oli mesin juga bisa dilihat dari tingkat kekentalan oli. Jika kondisi oli sudah hitam, itu menandakan oli sudah tidak bagus dan sebaknya segera dilakukan penggantian.

Apabila oli sudah tidak ada di stik penutup oli, maka segeralah untuk mengganti karena bisa dipastikan oli sudah berkurang.

Panduan Membeli Oli Motor

Pada motor bebek dan sport, penggantian rata-rata kisaran 2.500-3.000 km, di skutik yang koplingnya kering bisa sampai 4.000 km. Jarak yang cukup singkat jika motor digunakan untuk harian.

Lalu bagaimana sih memilih oli yang benar?

Berikut tips yang diberikan oleh Totok Subagyo, Brand SEO (Small Engine Oil) Manager PT Pertamina Lubricant :

1. SAE atau tingkat kekentalan sebaiknya sama, karena sudah disesuaikan dengan teknologi yang diusung.

“Jika pakai yang multigrade, misal tak ada yang sama persis, lihat angka yang belakang, karena depan untuk kode winter di kita tidak pengaruh,” terangnya.

Jadi jika aslinya 10W-40, boleh saja ganti 20W-40 atau 5W-40.

“Meski begitu ada pengecualian untuk mesin di atas 5 tahun atau jarak tempuh lebih dari 100.000 km, yang biasanya celah sudah lebih longgar sehingga membutuhkan oli lebih kental,”saran Mardiani Indriastuti, Product Manager Federal Oil.

2. API atau kode mutu sebaiknya juga mengikuti standarnya atau pilih yang lebih tinggi.

“Ini berhubungan dengan aditif yang dipakai, mengacu ke kebijakan teknologi mesin yang dipakai,” lanjut Totok.

Jadi misal aslinya pakai SJ, boleh saja naik ke SL tapi jangan sebaliknya.

3. JASO yang menunjukkan standar kopling yang dipakai juga wajib dipatuhi, yaitu JASO MA atau MB.

MA untuk kopling basah yaitu mayoritas motor bebek dan sport, sedang MB untuk kopling kering seperti di skutik.

Oli berspesifikasi JASO MA bisa dipakai di skutik, tapi sebaliknya yang JASO MB tidak boleh dipakai di bebek dan sport.

Lalu Rekomendasi oli apa saja yang menurut punya value for money tinggi?

Berikut beberapa di antaranya, yang tentu saja karena punya harga yang terjangkau namun berkualitas tinggi.

1. Pertamina Enduro 4T Racing SAE 10W-40

Harganya cukup terjangkau, yang kemasan 1 liter saja hanya kisaran Rp 46 ribuan, yang 0,8 liter tentu lebih terjangkau. Bahan yang digunakan sudah synthetic, jadi daya tahannya terjamin dan sudah memenuhi sertifikasi JASO MA2, yang artinya menjamin tak akan bikin slip kopling cocok untuk mesin kopling basah. Lalu standar mutunya sudah API SJ, cukup tinggi. Kekentalannya 10W-40.

2. Federal Racing 10W-40

Federal Racing 10W-40 dalam kemasan 0,8 liter ini dijual dengan harga sekitar Rp 48 ribu. Mahal? Eits lihat dahulu spesifikasi yang ditawarkan. Pertama bahan yang digunakan sudah full sintetis dengan nama ISO Polymerized Synthetic Base Oil, sifatnya lebih stabil sehingga performa selalu terjaga.

Andalan berikutnya punya aditif Double ACT Clener yang membuat pembersihan komponen di dalam mesin jadi lebih maksimal. Lalu jika lihat standar mutunya cukup tinggi, API SL dan JASO MA2 yang tentu saja ramah untuk kopling basah.

3. Shell Advance AX7

Shell Advance AX7 kemasan 1 liter hanya dijual sekitar Rp 44 ribu. Menurut website resminya, tersedia dalam beberapa kekentalan yaitu SAE 10W-30, 10W-40, dan 15W-50. Base oil yang digunakan sudah sintetis. Standar mutunya API SM dan JASO MA2.

Teknologi andalannya adalah Active Cleansing yang diklaim mampu mencegah partikel-partikel kotoran agar tidak saling melekat dan membentuk endapan, sehingga menghasilkan daya & respon yang lebih kuat, mengurangi kebisingan & getaran mesin serta melindungi & memperpanjang masa pakai mesin.

4. Yamalube Power Matic

Jika 3 produk sebelumnya berspesifikasi JASO MA atau untuk mesin kopling basah, nah yang satu ini dikhususkan untuk skutik, yaitu Yamalube Power Matic. Mereknya memang indentik dengan Yamaha, namun pengguna skutik merek lain juga boleh pakai. Salah satu alasannya harga cukup terjangkau, kemasan 0,8 liter HET-nya hanya Rp 37 ribu!

Selain harga terjangkau, spesifikasinya pun cukup tinggi. Base oil memang baru semi synthetic, tapi standar mutu sudah API SL dan tentu saja JASO MB. Salah satu keunggulannya pakai molybdenum, yang membuat gesekan jadi lebih rendah sehingga menunjang mesin agar lebih irit bensin.

Kalau kamu pemilik motor sport Yamaha, seperti R15, R25, MT-15 dan lain-lain, maka coba pilih Yamalube RS4GP dengan kekentalan SAE 10W-40. Oli ini dirancang untuk membuat perpindahan gigi lebih halus, meminimalkan getaran, serta memaksimalkan performa motor. Harga Yamalube RS4GP mulai Rp 172 ribu.

Pengguna motor 2 tak Yamaha jangan takut tidak kebagian oli samping. Yamalube juga memiliki produk untuk mesin motor 2 tak seperti RX-King. Pakai spesifikasi semi sintetik, harganya Rp 39 ribuan.

5. Castrol Oil

Memilih oli motor terbaik, pasti tidak bisa luput dari merek Castrol Oil. Pelumas yang satu ini memiliki spesifikasi yang bagus dan memiliki kualitas yang baik. Castrol memiliki daya tahan dan mampu memberi perlindungan pada mesin yang lebih optimal. Masuk dalam daftar oli motor terbaik, pelumas Castrol tidak hanya ditujukan untuk sepeda motor saja.

Ada pula yang dikhususkan untuk mobil. Terkait harga memang cukup mahal, karena untuk jenis oli Castrol Power 1 Racing 4T dijajakan dengan banderol sekira Rp 70 ribuan untuk per liter. Tidak hanya memiliki harga yang cukup mahal, Castrol power type 1 racing 4T oil dilengkapi dengan teknologi modern yang dapat meningkatkan performa mesin pada motor.

6. Pelumas Motul

Nama besar Motul di industri oli secara global, tentunya tak perlu diragukan lagi. Motul menyuguhkan spesifikasi yang diiringi teknologi modern yang dapat meningkatkan performa mesin, sehingga akan jauh lebih baik dan lebih optimal. Produk Motul yang cukup diminati di pasar Indonesia adalah Motul 7100 10W40 Synthetic. Banderolnya terbilang cukup ramah di kantong. Kemudian penggunaannya berdampak positif bagi kinerja mesin motor. Itulah alasan masyarakat menjatuhkan pilihan pada Motul.

7. Evalube

Evalube bisa jadi pilihan oli motor terbaik, untuk melumasi mesin kendaraan kamu. Di Indonesia ada beberapa jenis oli dengan merek Evalube, yang cukup diminati pasaran adalah Evalube 4T Pro Syntetic.

Berdasarkan dari sejumlah sumber, oli motor ini punya viskositas ganda atau multigrade, yang digunakan untuk kendaraan bermotor dengan mesin 4-tak generasi terbaru yang memenuhi standar JASO MA2 API SL. Sekadar informasi buat kamu, pelumas Evalube terbuat dari oli dasar sintetis berkualitas tinggi yang bersifat anti-oksidan, antikarat, antigesekan, antibusa dan memiliki indeks viskositas tinggi, sehingga membuat pelumas ini sangat baik pada suhu rendah. Maka tak heran, jika oli yang satu ini menjadi salah satu rekomendasi oli motor terbaik yang bisa jadi pilihan kamu.

8. AHM Oil

Oli motor terbaik untuk motor Honda tentu AHM Oil. Pasalnya pelumas ini diproduksi oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dan dikhususkan untuk semua motor merek Honda. Berdasarkan spesifikasi oli yang ada, AHM Oil terbagi menjadi dua jenis: SPX dan MPX. Khusus AHM Oil SPX pakai material fully synthetic. Sementara MPX menggunakan oli mineral.

Di jenis SPX tersedia dua varian, AHM Oil SPX- untuk motor bebek dan sport. Ada pula SPX-2 yang spesial buat motor matik. Begitu pula dengan MPX ada 1 dan 2. Hanya saja di AHM Oil MPX ada varian 3. Oli ini khusus diciptakan untuk motor-motor lama keluaran Honda yang membutuhkan kekentalan tinggi.

Jadi kalau kamu pemilik motor Honda, tidak perlu bingung dalam memilih oli motor terbaik, AHM Oil saja! Terkait harganya, AHM Oil memiliki banderol yang terjangkau. Biasanya, paket oli AHM dibanderol dengan rentang harga Rp 40 ribuan perliter.

9. Oli Top1

Top1 merupakan oli synthetic yang sudah populer di Indonesia. Buat kamu yang cari oli motor terbaik full synthetic, maka Top1 bisa jadi pilihan. Oli ini telah teruji kualitasnya oleh ratusan komunitas motor di Tanah Air.

Khusus buat motor matik ada varian Top1 Action Matic.Dirancang untuk memenuhi spesifikasi skuter matik keluaran terbaru di Indonesia. Keunggulannya mampu membuat suhu mesin tetap sejuk, walau dipakai dalam kondisi macet. Selain itu, Top1 Action Matic sanggup membuat irit bahan bakar dan perlindungan mesin agar tahan lama. Jika kamu tertarik, TOP1 Action Matic tersedia dalam kemasan botol 800 mL dan 1 L. Harganya mulai Rp30-45 ribu.

Cara Membaca Kode dan Multi-grade di Oli Mesin

Nilai kekentalan oli, selalu dimulai dengan SAE yang merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers. Contohnya SAE 90 di oli single-grade dan SAE 10W-30 di oli multi-grade.

Sekarang bagaimana cara mengetahui arti dari kode kekentalan oli? Untuk oli single-grade, sebenarnya sangat mudah. Contohnya di SAE 90.

Oli itu berarti punya nilai kekentalan 90 di semua tingkatan suhu oli. Sedangkan oli SAE 10W-30, punya nilai kekentalan 10 di suhu oli rendah dan nilai kekentalan 30 di suhu oli tinggi.

Intinya, untuk mengetahui nilai kekentalan di oli multi-grade di suhu oli dingin, Anda harus berpatokan pada huruf.

W adalah inisial dari Winter yang dalam terminologi oli, diartikan pada kondisi suhu oli dingin. Angka sebelum W adalah nilai kekentalannya saat suhu oli dingin.

Mengapa oli mesin harus punya nilai kekentalan yang berbeda berdasarkan suhu oli?

Alasannya adalah untuk kemudahan proses menghidupkan mesin (khususnya di daerah bersuhu rendah yang ekstrem) dan untuk memberikan proteksi maksimum saat mesin sudah mencapai suhu kerja.

Oli encer punya sifat mudah mengalir. Di daerah bersuhu dingin ekstrem, oli bisa sangat kental dan bahkan mendekati bentuk padat. Hal ini tentu akan menyulitkan proses menghidupkan mesin, karena oli yang berada di area crankshaft akan menghambatnya untuk mulai bergerak. Untuk itu, perlu oli yang encer.

Sedangkan saat suhu mesin mulai meningkat, oli encer jadi tidak maksimal lagi dalam menahan beban yang diberikan para komponen bergerak. Oli multi-grade pun akan berubah jadi lebih kental di saat suhu kerja, untuk memberikan proteksi maksimal pada mesin.

Semoga Bermanfaat.